Tanggal 23 Desember 2008 pada jam 01.00 dini hari...tidur nyenyak warga Lempake di Sukorejo dan Gunung kapur terganggu kerena banjir yang menerjang...banjir kali ini sangatlah dahsyat di banding kemarin ...ketinggian hampir menggenangi separuh rumah....sekitar jam 4 dini hari banjir berlangsung surut...banjir ini banjir dahsyat pertama kali di tempat kami.....tambang batu bara yang ada sangat jelas sekali sebagai penyebab bencana ini.....sekitar jam 7 pagi mobil camat melewati daerah kami....tetapi seperti tutup mata bahwa tambanglah penyebab ini semua....
foto-foto ini diambil pada jam 7 pagi setelah banjir surut....dan sekolah sekolah diliburkan.............
Rabu, 24 Desember 2008
Banjir itu menimpa Kami Lagi...
Dikirim oleh
Taruna Tani Syifa Herbal
di
Rabu, Desember 24, 2008
0
komentar
Link ke posting ini
Minggu, 21 Desember 2008
Tambang Perusak Wilayah Kami
Tambang batu bara inilah yang meluluh lantakkan pertanian disebagian wilayah Lempake...tanpa ada kelola lingkungan yang baik...menggunakan jalan umum sebagai sarana transport.....terletak di dusun Sukorejo Lempake aliran air langsung tumpah menuju Sungai Karang Mumus...dan setelah daerah kami banjir..pastilah berikutnya di kawasan pemuda dan Sempaja akan ikut banjir....sebagai kiriman dari banjirnya wilayah kami....
Wahai tuan pemilik tambang...takutlah kepada Tuhan...karena apa yang anda makan...apa yang istri anda makan...apa yang anak anda makan....merupakan makanan yang sebagian banyak orang menderita...anak-anak tidak lagi bisa sekolah karena banjir...para petani kehilangan nafkah karena lahannya rusak...para ibu menderita karena begitu lama banjir ini berlangsung....
Wahai Pemilik tambang...yakinlah ...Tuhan pasti akan meminta pertanggung jawaban...entah di dunia...ataupun di akherat...atau bisa kedua duanya.....
Dikirim oleh
Taruna Tani Syifa Herbal
di
Minggu, Desember 21, 2008
0
komentar
Link ke posting ini
Label: berita
Rusaknya Sawah-Sawah Kami.........
Foto ini diambil pada tanggal 14 Desember 2008, merupakan sawah yang baru ditanam beberapa hari...
Dan pada tanggal 16 Desember 2008 ...Sawah itupun tenggelam.....
Dikirim oleh
Taruna Tani Syifa Herbal
di
Minggu, Desember 21, 2008
0
komentar
Link ke posting ini
Label: berita
Sabtu, 20 Desember 2008
PERNYATAAN SIKAP TARUNA TANI SYIFA HERBAL LEMPAKE
Press Release
NO: 1/17/12/08
PERNYATAAN SIKAP TARUNA TANI SYIFA HERBAL LEMPAKE
HENTIKAN TAMBANG BATU BARA
DI LEMPAKE SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR.
Taruna Tani Syifa Herbal adalah organisasi petani yang didirikan pada tahun 2007 di Sukorejo Lempake yang bertujuan untuk mensejahterakan petani yang ada di Lempake Kota Samarinda Kalimantan Timur.
Tetapi akhir-akhir ini kesejahteraan masyarakat petani Lempake terusik dengan datangnya pertambangan di Lempake. Pertambangan ini mengakibatkan dampak buruk yang sangat besar bagi masyarakat diantaranya banjir besar, hancurnya sawah dan lahan pertanian masyarakat, serta rusaknya jalan-jalan umum.
Sebelum ini Kelompok tani Sukodadi dan Kelompok tani Sukomakmur Gunung Kapur Lempake telah mengajukan surat kepada Bapedalda Kota Samarinda tertanggal 17 Nopember 2008 untuk penghentian kegiatan penambangan batu bara. Surat tersebut dilayangkan mengingat dampak penambangan batu bara di Lempake yang telah merusak dan mengancam puluhan hektar sawah dan lahan kering palawija dan sayuran.
Hingga kini belum ada respon surat tersebut bahkan penambangan batu bara semakin bertambah. Salah satunya yang terletak di Dusun Sukorejo Lempake yang dilakukan dan diatasnamakan oleh CV.KJB. Kegiatan eksploitasi batu bara memulai pekerjaannya semenjak tanggal 24 November 2008 bertepatan pada saat Banjir besar melanda Samarinda dan dalam pengangkutan batu baranya melalui jalan Umum Poros Lempake yang mengakibatkan jalanan rusak parah, padahal jalan poros Lempake merupakan akses utama untuk memasarkan hasil pertanian ke pasar Segiri. Dan pada tanggal 2 dan 16 Desember 2008 Dusun Sukorejo di landa banjir besar mengakibatkan puluhan hektar sawah yang telah ditanam terendam air dan pasir. Kesemuanya ini merugikan petani yang ada di Lempake sebagai lumbung padi dan penghasil sayur mayur utama kota Samarinda.
Oleh karena itu Taruna Tani Syifa Herbal menyatakan sikap bahwa:
1. Mengharapkan agar Kepala Dinas Pertambangan Kota Samarinda untuk segera mengevaluasi izin batu bara yang ada di Kelurahan Lempake.
2. Meminta kepada Kepala Kepolisian Kota Besar Samarinda dan Dinas perhubungan Kota Samarinda untuk menghentikan angkutan batubara yang melewati jalan Umum Poros Lempake , serta tidak memberikan izin bagi angkutan batu bara manapun untuk melewati Jalan Umum Poros Lempake.
3. Meminta kepada Dinas Pertanian Kota Samarinda untuk dapat memfasilitasi upaya ganti rugi kerusakan lahan pertanian maupun lahan perumahan di Lempake akibat pertambangan batu bara tersebut.
4. Mengharapkan agar pemerintah kota Samarinda tidak memberikan izin pertambangan batu bara yang baru di wilayah Lempake.
5. Meminta kepada Badan Pengelola Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kota Samarinda untuk menindak tegas perusahaan tambang yang tidak memiliki dan tidak melaksanakan Rencana Kelola Lingkungan yang disetujui Bapedalda Kota Samarinda.
6. Menghimbau kepada seluruh masyarakat Lempake untuk bersatu padu untuk menegakkan amar ma’ruf nahi Munkar serta meningkatkan partisipasi dan ketaatan terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan.
Samarinda, 17 Desember 2008
Taruna Tani Syifa Herbal Lempake Samarinda
Dikirim oleh
Taruna Tani Syifa Herbal
di
Sabtu, Desember 20, 2008
0
komentar
Link ke posting ini
Label: berita
Banjir di Lempake Pada 2 Desember 2008
Pada Tanggal 2 Desember 2008 di Lempake terjadi Banjir Besar...padahal sebelumnya tidak pernah terjadi seperti ini...Banjir ini karena limpasan dari kuasa pertambangan yang didalamnya juga termasuk pembukaan lahan perumahan....Sawah-sawah serta lahan kering hancur...endapan pasir dimana-mana bahkan saluran-saluran air dan parit penuh dengan sumbatan pasir akibat pertambangan yang tidak ramah lingkungan...
Dikirim oleh
Taruna Tani Syifa Herbal
di
Sabtu, Desember 20, 2008
0
komentar
Link ke posting ini
Label: berita
Selasa, 09 September 2008
Produk Kami Herovit Jahe Merah Plus Pasak Bumi
Herovit Isi 225 gram Rp. 25.000,-
Herovit 150 Gram Rp. 15.000,-
Herovit bungkus isi 50 gram Rp.5000,-
Komposisi : Ekstract Jahe Merah, Ekstrak Pasak Bumi, Kapulaga, serai, kayu manis dan gula
Produksi Abihira Indonesia bekerjasama dengan Taruna Tani Syifa Herbal.
Khasiat : Menghangatkan tubuh, Membantu Meningkatkan efek kejantanan, meningkatkan air susu ibu, membantu menghilangkan masuk angin dll.
Cara pakai:
Seduh dengan air panas...dapat dicampur dengan susu atau kopi....
Dikirim oleh
Taruna Tani Syifa Herbal
di
Selasa, September 09, 2008
2
komentar
Link ke posting ini
Label: produk
Kamis, 05 Juni 2008
Pelatihan Pengemasan
Pada tanggal 05 JUni 2008 tepatnya di dusun Sukorejo Lempake, Taruna Tani Syifa Herbal bersama dinas pertanian KOta Samarinda mengadakan pelatihan pengemasan...acara ini dihadiri anggota Taruna Tani serta pengusaha mikro setempat...harapan kami pada saat PON..Masyarakat di sekitar Taruna Tani Syifa Herbal dapat menunjukkan produk-produknya
Dikirim oleh
Taruna Tani Syifa Herbal
di
Kamis, Juni 05, 2008
0
komentar
Link ke posting ini
Label: berita
Rabu, 23 April 2008
Lembaga keuangan Mikro itu bernama Kas Petani
Secara perlahan namun pasti sejumlah pinjaman dikembalikan ..dan sebagian lagi siap memanfaatkannya...Taruna tani syifa herbal telah membentuk unit kas petani yang dapat meminjamkan kepada sebagian petani tanpa bunga sepeserpun...darimanakah dana-dana ini berasal? dana-dana ini merupakan tabungan dari siapa saja menginginkan tabungan dunia dan akherat...tabungan dunia adalah tabungan mereka dalam bentuk uang itu akan tetap jumlahnya dan akan dikelola dibawah sumpah secara amanah dan hanya untuk dipinjamkan untuk petani mskin....tabungan akherat adalah dengan hanya meletakkan uangnya di Taruna Tani syifa herbal mereka dapat membantu petani yang memerlukan uangnya...tanpa harus mengeluarkan uang secara langsung telah bermuamalah bersama kaum miskin dalam kebaikan....
Mengapa harus Kas Petani? ...pernahkan anda membayangkan dalam kondisi yang tidak punya apa-apa anda memerlukan uang Rp. 35 ribu saja? kemanakan anda ingin meminjam? ke bank? hanya 35 eibu kok pinjam ke bank? pinjam koperasi? syaratnya macem-macem...pinjam ke tetangga? belum tentu mereka ada....
Kami hanya berikhtiar semoga seluruh Lempake bahkan Indonesia dapat memiliki kas-kas petani......semoga Allah AWT meridhainya....Amiin
Dikirim oleh
Taruna Tani Syifa Herbal
di
Rabu, April 23, 2008
0
komentar
Link ke posting ini
Label: Kas Petani

